Showing posts with label Ragam. Show all posts
Showing posts with label Ragam. Show all posts

Hemat listrik dengan Direct Drive

PT LG Electronics Indonesia (LGEIN) menghadirkan koleksi mesin cuci front loading terbarunya berteknologi Inverter Direct Drive.
Dengan teknologi tersebut, mesin cuci tak hanya mampu meminimalisir getaran yang sekaligus membuat suara yang dihasilkan jadi lebih rendah yakni 50dB, tetapi juga diklaim dapat menghemat listrik hingga 25 persen.

“Kehadiran teknologi ini menjadi komitmen LG untuk memberikan kenyaman bagi konsumen, baik dari segi pengurangan polusi suara maupun penekanan biaya listrik yang membengkak,” kata Halim Astono, Marketing General Manager LGEIN, di sela jumpa pers LG, di Jakarta, Selasa 3 November 2009.

Secara umum, kata Halim lebih lanjut, biasanya mesin cuci memiliki dua motor penggerak yang terhubung melalui gelang karet. Bila mesin pertama berputar, maka secara otamatis mesin yang kedua akan ikut berputar bersamaan.

“Inilah yang menjadi biang permasalahan getaran dan suara yang mengganggu pada mesin cuci. Lantas LG membesut teknologi Inverter Direct Drive untuk jajaran produk mesin cuci front loading,” kata Halim.

“Dengan teknologi ini, motor penggerak sudah dirancang agar terintegrasi dan bekerja tanpa menggunakan karet penghubung. Getaran yang minim ini membuatnya hanya menghasilkan suara berkekuatan 50 dB kala beroperasi,” ucap Halim.

Lebih jauh lagi, teknologi Inverter Direct Drive ini juga dapat menekan penggunaan energi pada mesin cuci LG front loading, yakni menghemat pemakaian listrik hingga 25 persen. “Ini juga menjadi solusi bagi konsumen yang tinggal di tempat berdaya rendah,” kata Michael Adisuhanto, Head of Home Appliance Product Marketing LGEIN.

Sebagai wujud kepeduian terhadap kesehatan, LG juga memperkenalkan fitur Allergy Care pada beberapa jajaran mesin cuci LG front loading dengan teknologi Steam, yang mana ampuh membunuh bakteri dan kuman penyebab alergi yang menempel pada pakaian.

“Fitur ini secara khusus telah mendapatkan sertifikasi dari British Allergy Foundation (BAF). Rahasianya terletak pada Steam Generator yang mampu menghasilkan molekul uap panas murni bersuhu tinggi 100º Celcius,” ucap Michael.

Leia Mais >>

Curhat Gag Pentink Beudth

Pusing cari ide nulis smartphone, android dan  tehnoloje lainnya, lebih baik juga nulis apa yang lagi kurasakan................GAAAALLLLLAAAUUUU.....:)

Saat ini urusan cinta memang kacau karena salah sendiri sie... Bagaimana tidak salah?pacaran dengan ABG labil itu memang kita akan ikut labil. Indah pasti tetapi ada juga ketidak asyikan karena ada ketidak dewasaan yang ada dalam pribadi pasangan kita. 

Semua ada hikmahnya. Apa hikmahnya? 
Saat ini cuma satu hikmah yang saya tangkap yaitu jika ingin menjalin hubungan maka pilihlah pasangan yang dewasa. Hal ini berlaku untuk cowok dewasa lho Klo sama sama ABG itu sih urusan kalian karena memang masa masa muda juga untuk anak anak seumurannya. pasangan yang dewasa.

Leia Mais >>

Grounding, Proteksi Listrik dari Petir

Fungsi Grounding
Sebagai bagian dari proteksi instalasi listrik rumah, grounding ini mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut :
• Untuk tujuan keselamatan, seperti yang dijelaskan sebelumnya, grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik langsung ke bumi atau tanah saat terjadi tegangan listrik yang timbul akibat kegagalan isolasi dari system kelistrikan atau peralatan listrik. Contohnya, bila suatu saat kita menggunakan setrika listrik dan terjadi tegangan yang bocor dari elemen pemanas di dalam setrika tersebut, maka tegangan yang bocor tersebut akan mengalir langsung ke bumi melalui penghantar grounding. Dan kita sebagai pengguna akan aman dari bahaya kesetrum. Perlu diingat, peristiwa kesetrum terjadi bila ada arus listrik yang mengalir dalam tubuh kita.
• Dalam instalasi penangkal petir, system grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik yang besar langsung ke bumi. Dalam prakteknya, pemasangan grounding untuk instalasi penangkal petir dan instalasi listrik rumah harus dipisahkan.
• Sebagai proteksi peralatan elektronik atau instrumentasi sehingga dapat mencegah kerusakan akibat adanya bocor tegangan.
Bila ditinjau lebih luas lagi, pengertian dan fungsi grounding akan berbeda bila diterapkan pada system transmisi tenaga listrik, tujuan pengukuran, pesawat terbang atau pesawat ruang angkasa.
• Untuk rangkaian system transmisi tenaga listrik yang besar, bumi itu sendiri dapat digunakan sebagai salah satu penghantar bagi jalur kembali dari rangkaian tersebut, dimana dapat menghemat biaya bila dibandingkan pemasangan satu penghantar fisik sebagai saluran kembali. Perlu diketahui, arus listrik yang mengalir ke beban akan mengalir kembali ke sumber arus listrik tersebut. Karena itu, kabel listrik di peralatan listrik rumah mempunyai minimal 2 penghantar, dimana salah satu mengalir dari sumber listrik ke beban dan satunya lagi berfungsi sebagai penghantar balik.
• Untuk tujuan pengukuran, bumi dapat berperan sebagai tegangan referensi yang relatif cukup konstan untuk melakukan pengukuran sumber tegangan lain.
• Pada pesawat terbang, saat beroperasi tentu tidak memiliki koneksi fisik yang langsung ke bumi. Karena itu pada pesawat udara, terdapat suatu konduktor besar yang berfungsi sama seperti grounding, sebagai jalur kembali dari berbagai arus listrik. Selain itu pesawat udara memiliki static discharge system yang dipasang pada ujung-ujung sayap, yang gunanya membuang kembali ke udara muatan listrik yang timbul akibat gesekan dengan angkasa saat terbang, sehingga pesawat aman dari sambaran petir.

Leia Mais >>

Perhitungan listrik 3 phase

Perhitungan listrik 3 phase
Untuk arus AC (Bolak Balik) :
Kalau P = V x I. hasilnya = VA.
P = 220 V x 10 Amp = 2200 VA.
Seharusnya, untuk 1 Phase :
P = V x I x Cos Q (phi)
Contoh :
1. P = 220 V x 10 Amp x 0,8 = 1760 watt.
2. P = 220 V x 10 Amp x 1 = 2200 watt.
Jadi kalau dirumah, beban pemakaian mempunyai Cos Q (Power factor) 0.8, maka dengan berlangganan 2200 VA (Limiter 10 Amp), kita hanya bisa memakai 1760 watt saja.
Untuk 3 Phase :
P = V x I x V3 (akar tiga) x Cos Q.
Contoh :
1. P = 380 V x 10 Amp x 1,73 x 0,8 = 5259.2 watt.
2. P = 380 V x 10 Amp x 1,73 x 1 = 6574 watt.
NB :
1.Dalam perhitungan 3 phase harus selalu desertakan V3 (akar tiga).
2.Cos Q adalah Power Factor.

Leia Mais >>

Sebentar Lagi Era TV Digital Akan Datang

Seluruh masyarakat akan menggunakan TV Digital? Saat ini memang hanya sekedar ajakan dari menkominfo ke seluruh masyarakat indonesia untuk pindah ke TV digital. Berikut beriota yang saya dapatkan dari kompas.com tentang ajakan menkominfo tersebut
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengajak masyarakat umum agar migrasi dari televisi analog menjadi televisi digital. Hal itu dilakukan untuk memenuhi ketentuan internasional tentang siaran televisi digital.

International Telecommunication Union (ITU) atau otoritas telekomunikasi internasional telah memberi batas akhir (deadline) kepada seluruh negara di dunia, agar paling lambat, 17 Juni 2015 seluruh lembaga penyiaran melakukan penyiaran dengan digital.

Akibat dari deadline itu, televisi analog yang biasa ditonton sehari-hari tidak akan bisa menerima siaran lagi. Pada tanggal tersebut, mau tak mau, masyarakat harus berganti ke televisi yang bisa menangkap siaran digital.

"Tren teknologi tidak bisa dilawan. Bermula dari televisi analog berupa tabung, transistor, IC lalu ke digital, LCD dan seterusnya. Seperti halnya dengan industri telekomunikasi yang dimulai dari 2G, 3G, LTE dan seterusnya," kata Tifatul di Jakarta, Senin (30/1/2012).

Sebagai tahap awal, pemerintah telah melakukan uji coba terhadap siaran televisi digital pada Televisi Republik Indonesia (TVRI) pada empat kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya dan Batam sejak 2010.

Tifatul menjamin siaran televisi digital akan menghasilkan gambar yang bersih dan suara yang bening. Bahkan sesuai dengan Undang-undang No 32 Tahun 2002, televisi digital akan menjamin diversity of ownership, diversity of content dan sistem stasiun jaringan (SSJ) yang tidak akan menimbulkan kasus monopoli.

Waktu dan Pelaksanaan Teknis

Pemerintah akan memisah penyelenggara multiplexer (mux) dengan penyelenggara siaran, tadinya 33 zona, sekarang 15 zona dengan 1 zona ada 6 mux dan 1 mux ada 12 channel. Jadi dalam 1 zona akan tersedia 72 channel televisi digital.

Pemerintah menjamin tidak ada lagi monopoli siaran dan peluang dibuka seluas-luasnya. Contohnya untuk wilayah Jakarta dan Banten termasuk dalam satu zona yang memungkinkan ada 72 channel televisi.

"Selama ini industri televisi hanya didominasi oleh pemain besar. Industri televisi kecil yang belum terakomodasi nanti juga bisa bersaing dan bisa hidup dengan adanya siaran digital ini," tambahnya.

Pemerintah mengharapkan waktu migrasi dari televisi analog ke digital diberikan batas sampai 2018. Dalam masa transisi, konsumen yang mempunyai televisi analog memerlukan set top box untuk dapat menerima siaran digital tersebut.

Set top box (semacam decoder) dari pemancar digital ke penerima analog sedang diproduksi dan diuji coba oleh siswa SMK. Rencananya mereka akan menjual seharga Rp 85.000 per unit.

Saat ini, harga set top box di kawasan Glodok Jakarta akan dijual sekitar Rp 135.000. Pemerintah juga mendukung agar set top box ini diproduksi murni dari konten lokal atau diproduksi oleh anak-anak bangsa.

Tidak Memberatkan

Pemerintah menjamin bahwa siaran televisi digital ini tidak akan memberatkan warga. Pemerintah hanya mengimbau kepada masyarakat yang masih memiliki televisi analog untuk membeli set top box agar bisa menerima siaran televisi digital.

Mulai saat ini, pihak Kominfo dan bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan mengimbau kepada perusahaan yang memproduksi perangkat televisi agar memproduksi televisi digital dan mulai menghentikan produksi televisi analog.

Selain itu, pemerintah juga sedang menghitung peluang bantuan decoder kepada orang-orang miskin dan diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 300 miliar.

"Untuk saat ini masyarakat bisa membeli set top box. Masih ada transisi selama tujuh tahun sebelum televisi analog di-moratorium (dimatikan). Syukur kalau sudah bisa membeli televisi digital," tambahnya.

Sesuai aturan

Siaran televisi digital ini juga sudah dilakukan di negara-negara Eropa. Begitu juga dengan Jepang yang sudah memakai dual system. Tifatul menganggap bahwa untuk membangun negeri, Indonesia tidak boleh ketinggalan, terutama dalam hal teknologi dan informasi.

Dengan televisi digital penggunaan frekuensi diyakini akan lebih efisien. Pemerintah memakai frekuensi di 474 Mhz hingga 570 Mhz. Dengan cara ini tidak ada lagi yang menguasai dua frekuensi di satu zona.

Secara prinsip, kata Tifatul, tidak ada lagi televisi nasional, kecuali mereka berjaringan dengan zona-zona lain. Atas siaran televisi digital ini, diprediksi industri Production House dan Content Provider televisi seperti KompasTV, misalnya, akan berkembang.

"Agar industri televisi digital ini makin terarah, kami sedang menuntaskan delapan Peraturan Menteri (PM) yang mendukung pelaksanaan siaran digital ini," jelasnya.

Leia Mais >>

Sistem kelistrikan PLN

Sistem kelistrikan PLN secara umum dibagi dalam 3 bagian besar :

  • Sistem Pembangkitan Tenaga Listrik
    Terdiri dari pembangkit-pembangkit listrik yang tersebar di berbagai tempat, dengan jenis-jenisnya antara lain yang cukup banyak adalah PLTA (menggunakan sumber tenaga air), PLTU (menggunakan sumber batubara), PLTG (menggunakan sumber dari gas alam) dan PLTGU (menggunakan kombinasi antara gas alam dan uap). Pembangkit-pembangkit tersebut mengubah sumber-sumber alam tadi menjadi energi listrik.  
  • Sistem Transmisi Daya
    Energi listrik yang dihasilkan dari berbagai pembangkit tadi harus langsung disalurkan. Karena energi listrik sebesar itu tidak bisa disimpan dalam baterai. Karena akan butuh baterai kapasitas besar untuk menyimpan energi sebesar itu dan menjadi sangat tidak ekonomis. Sebagai gambaran, accu 12Vdc dengan kapasitas 50Ah akan menyimpan energi listrik maksimal kira-kira 600 Watt untuk pemakaian penuh selama 1 jam. Sedangkan total pemakaian daya listrik untuk jawa-bali bisa melebihi 15,000 MW (15,000,000,000 Watt). Jadi….Berapa besar baterai untuk penyimpanannya?
    Untuk itulah suplai energi listrik bersifat harus sesuai dengan permintaan saat itu juga, tidak ada penyimpanan. Karena itu sistem transmisi daya listrik dibangun untuk menghubungkan pembangkit-pembangkit listrik yang tersebar tadi dan menyalurkan listriknya langsung saat itu juga ke pelanggan-pelanggan listrik. Saluran penghantarannya dikenal dengan nama SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi), SUTET (Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi) dll. Pastinya nggak asing dech dengan bentuknya yang kaya menara itu ya..
    Di Jawa-Bali, sistem transmisi daya listrik ini diatur oleh P3B (Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban) Jawa-Bali yang berlokasi di daerah Gandul, Cinere, Bogor.
  • Sistem Distribusi Daya Listrik
    Dari sistem transmisi daya tadi, listrik akan sampai ke pelanggan-pelanggannya (terutama perumahan) dengan terlebih dahulu melalui Gardu Induk dan kemudian Gardu Distribusi. Gardu Induk mengambil daya listrik dari sistem transmisi dan menyalurkan ke Gardu-gardu distribusi yang tersebar ke berbagai daerah perumahan. Dan di dalam gardu distribusi, terdapat trafo distribusi yang menyalurkan listrik langsung ke rumah-rumah dengan melewati JTR (Jaringan Tegangan Rendah), yang biasanya ditopang oleh tiang listrik.

Leia Mais >>

Srikandi Pesawat Tempur Buatan Indonesia

Ini mungkin ada hubungannya ketika beberapa tahun lalu perusahaan pembuat pesawat Indonesia PT. DI (Dirgantara Indonesia) & PT. BAEC (Bandung Aerospace Engineering Centre), dikabarkan ingin membuat pesawat tempur yg akan digunakan oleh TNI AU, namun hingga saat ini kabar pembuatannya masih belum jelas.

Namun baru-baru ini secara mengejutkan sebuah model pesawat dengan logo TNI AU yg di beri nama Srikandi dan diyakini sebagai rencana proyek PT DI tersebut dilansir oleh sebuah blog. Benarkah ini cetak biru desain pesawat tempur Indonesia?. Mengapa blog tersbut sekarang ini sudah tidak ada lagi?


Srikandi ini tampak sama besarnya dengan F-16C / D Fighting Falcon atau Iranian Shafaq, versi pesawat latihnya kemungkinan menggunakan mesin-13-300 R, mesin yang sama dipakai oleh MiG-21. Sedangkan versi militernya akan menggunakan mesin RD-133, sebuah mesin varian terbaru dari MiG 29.

Pesawat tempur buatan indonesia ini juga sudah dilengkapi peralatan dengan Fly By Optic system versi mutakhir. Seluruh jaringan kabel listrik diganti dengan serat optik, meningkatkan efisiensi dan menyederhanakan pemeliharaan serta lebih resistan akibat senjata elektromagnetik berbasis gelombang elektromagnetik.

Leia Mais >>

  ©Tehnoloje.Blogspot.Com - Todos os direitos reservados.

Template by Dicas Blogger | Topo